Menuju Indonesia Bangkit

Cinta seorang Anak Jalanan

Posted in Filosofi Umum by Iwa Kartiwa on April 12, 2008

Cinta seorang Anak Jalanan

Aku mulai mencintai dukacita,

dalam pincangnya kaki dunia

Aku mulai mencintai sengsara,

dan mulai kuberikan pundakku untuknya

Aku mulai mencintai nestapa,

walau yang ia berikan hanya secangkir air tawar tanpa aroma

Aku mulai mencintai dunia,

sebilah belati yang siap membuatku terluka

Aku mulai mencintai semua yang ada,

hanya karena Dia ada……..

Bagi kita, bahagia atau tidak itu hanyalah masalah pilihan. Tapi bagi mereka bahagia itu adalah sebuah impian yang harus mereka kejar. Mungkin bahagia bagi mereka adalah saat mendapatkan uang lebih untuk sekedar bertahan hidup hari ini, untuk melanjutkan penderitaan mereka esok hari. Tak terbayang saja harus menjalani hari yang sebenarnya mereka tak mau, menjual harga diri mereka sebagai manusia. Tanpa menjadi seorang yang munafik, mereka memang membutuhkan bantuan sesamanya untuk tetap membuat mereka berdiri kuat di atas bumi manusia ini. Dan sekali lagi yang mereka butuhkan bukan tangisan, rasa terharu, atau belas kasihan Anda tapi mereka butuh bantuan yang nyata, agar mereka tetap nyata, walau mungkin tidak lama…..

30 Juli 2005, kamar kotor

Posted in Teknologi by Iwa Kartiwa on April 12, 2008

Anjing !!! Bangsat !!! Jahanam !!! Perasaan gue lagi gak enak nih, soalnya kemaren ngalamin kejadian yang nginjak-nginjak harga diri gue, nginjak-nginjak harga diri ampe mau mati. Gini ceritanya, pas gue lagi di angkot ada tiga orang baru naik, satu orang jepang dua orang Indonesia, kayaknya mereka itu guru tempat les bahasa asing deh. Pertama kali sih mereka ngobrol pake bahasa Indonesia, cuman Si Jepang agak susah ngelafalinnya, jadi akhirnya mereka ngobrol pake bahasa Jepang. Yang bikin gue marah adalah dua orang Indonesia yang sok pamer ngomong bahasa Jepang. Bukannya gue marah tanpa alasan. Sikap mereka tuh kayaknya bangga bisa bahasa Jepang, orang Indonesia lain yang ada di angkot cuman bisa mesem-mesem doang, plintat-plintut gak ngerti apa-apa. (more…)