Cinta seorang Anak Jalanan

April 12, 2008 § Leave a comment

Cinta seorang Anak Jalanan

Aku mulai mencintai dukacita,

dalam pincangnya kaki dunia

Aku mulai mencintai sengsara,

dan mulai kuberikan pundakku untuknya

Aku mulai mencintai nestapa,

walau yang ia berikan hanya secangkir air tawar tanpa aroma

Aku mulai mencintai dunia,

sebilah belati yang siap membuatku terluka

Aku mulai mencintai semua yang ada,

hanya karena Dia ada……..

Bagi kita, bahagia atau tidak itu hanyalah masalah pilihan. Tapi bagi mereka bahagia itu adalah sebuah impian yang harus mereka kejar. Mungkin bahagia bagi mereka adalah saat mendapatkan uang lebih untuk sekedar bertahan hidup hari ini, untuk melanjutkan penderitaan mereka esok hari. Tak terbayang saja harus menjalani hari yang sebenarnya mereka tak mau, menjual harga diri mereka sebagai manusia. Tanpa menjadi seorang yang munafik, mereka memang membutuhkan bantuan sesamanya untuk tetap membuat mereka berdiri kuat di atas bumi manusia ini. Dan sekali lagi yang mereka butuhkan bukan tangisan, rasa terharu, atau belas kasihan Anda tapi mereka butuh bantuan yang nyata, agar mereka tetap nyata, walau mungkin tidak lama…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Cinta seorang Anak Jalanan at Sebuah Catatan Kecil...

meta

%d bloggers like this: