Guru Inspirasi: Berbicara Tentang Pak Ardiman

January 9, 2014 § Leave a comment

Sejak duduk di bangku SMP saya sangat tertarik dengan topik perkembangan sebuah negara dan bangsa, apalagi setelah setelah bertemu dengan guru Geografi yang legendaris di SMPN 5 Bandung, Pak Ardiman (sebetulnya saya tidak begitu ingat namanya, karena saya punya penyakit yang namanya “susah inget nama”, tapi muka dan kumis melekat kuat kok di ingatan -sudah diperbaiki namanya red). Beliau punya cara yang unik dalam mengajar Geografi, yaitu setiap kelas biasanya dibagi menjadi beberapa kelompok untuk presentasi beberapa bab di buku pelajaran Geografi. Waktu itu yang menjadi bahan pelajaran adalah mengenai demografi negara. Jadi setiap kelompok biasanya dibagi berdasarkan negara. Seperti presentasi pada umumnya, kita diminta untuk memaparkan demografi sebuah negara. Namun yang menarik adalah Pak Ardiman ini pandai sekali dalam membawa acara presentasi ini. Jika boleh saya sedikit hiperbolis, mungkin di jaman sekarang gaya beliau berbicara adalah perpaduan antara Najwa Shihab, Anies Baswedan dan Ahok. Sehingga presentasi ini biasanya berubah jadi arena perdebatan intelektual luar biasa. Bagi kelompok yang akan presentasi, biasanya mereka menggali semua informasi tentang sebuah negara, tidak hanya memaparkan informasi tetapi juga hal-hal yang tersirat dari informasi tersebut. Sedangkan bagi mereka yang mendengarkan, mereka juga menggali informasi, karena setiap pertanyaan berbobot yang kita lontarkan, akan menjadi penambah nilai kita di raport kelak.

Tidak berhenti disana, presentasi ini ternyata merupakan ajang kompetisi untuk menunjukan siapa tim terhebat di kelas. Sehingga atmosfer persaingan begitu kental terasa saat presentasi dilaksanakan, presentasi berubah menjadi arena pembantaian dalam artian yang positif. Pak Ardiman adalah satu dari beberapa guru yang saya kenal yang sanggup meningkatkan adrenalin murid-muridnya dalam mempelajari sebuah pelajaran formal di kelas. Rasa ingin tahu, semangat berkompetisi, berpikir kritis, kemampuan berbicara di depan publik, memaknai informasi (dan banyak lagi) adalah hal-hal yang saya dapatkan selama berada di kelas geografi ini. Ajaibnya, murid-murid ketika itu tidak merasa bahwa mereka adalah anak SMP yang masih kecil, kita berasa diplomat-diplomat yang sedang memperbincangkan kondisi global.

Berikut adalah percakapan standar ketika presentasi berlangsung

————————————————————————————————————————-

Murid: “Jadi negara X memiliki jumlah penduduk sekian luas wilayah sekian dan seterusnya…”

Pak Ardiman: “Apa arti informasi itu untuk Anda?”

Murid:”*&#@$???” —lalu hening dan mengheningkan—

————————————————————————————————————————-
Murid: “Negara ini memiliki pendapatan perkapita sekian sektor usaha didominasi oleh blablabla dan seterusnya..”

Pak Ardiman: “Semua bisa dijelaskan oleh hukum sebab akibat, bagaimana pendapat Anda mengenai informasi yg anda paparkan dengan kondisi demografi negara tersebut, mohon dikaitkan juga dengan kondisi di masa lalu dan masa depan negara tersebut?”

Murid: “%$#@*&!!??” —saya masih anak SMP pak—

————————————————————————————————————————–

Murid: “Jadi menurut saya negara tersebut akan blablabla dan seterusnya..”

Pak Ardiman: ” Anda yakin? Coba buktikan dengan data!”

Murid: “*&%$#!!??” —menjadi tidak yakin dan pengen pulang—

————————————————————————————————————————–

Pak Ardiman: ” Silakan Anda bertanya sekarang, karena nanti setelah kalian dewasa bukan waktunya lagi untuk bertanya, tapi waktunya untuk memberikan jawaban kepada masyarakat dan negara”

Murid: “$%#@*&!???” —ngangkat tangan semua dan semangat 45—

————————————————————————————————————————–

Pak Ardiman: “Setelah diskusi ini apa yg bisa Anda simpulkan? Dan apa pentingnya mempelajari negara lain bagi Indonesia?”

Murid: “*%$#@!!!??” —berpikir keras dan berasa penting—

————————————————————————————————————————–

Semoga ilmu yang beliau ajarkan jadi amalan sholeh beliau yang akan menjadi pencerah bagi beliau kelak. Sejujurnya saya tidak begitu tahu kondisi beliau saat ini. Jadi kalau ada yang tahu mungkin bisa share informasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Guru Inspirasi: Berbicara Tentang Pak Ardiman at Sebuah Catatan Kecil...

meta

%d bloggers like this: